Tutorial Blog

Sabtu, 30 Juni 2012

Marah dalam Pandangan Islam


Walaupun  marah adalah salah satu fitrah manusiawi pemberian sang Khalik ,  namun Allah SWT dan Rasulullah SAW memerintahkan umat Islam  untuk menahan marah. Bagaimana pandangan Islam terhadap marah ?  Bagaiman solusi dalam Islam agar umatnya mampu menahan amarah bahkan mampu memaafkan ?
Al Jurjani berkata: Marah adalah perubahan yang terjadi saat darah yang ada di dalam hati bergejolak sehingga menimbulkan kepuasan di dalam dada. Marah adalah gejolak yang timbulkan oleh setan. dia mengakibatkan berbagai bencana dan malapetaka yang tak seorangpun mengetahuinya melainkan Allah Subhanhu Wa Ta’ala.
Al Ghozali rahimahullah berkata: Manusia berbeda-beda dalam tingkat gejolak kemarahannya, dan dapat dibagi dalam tiga kategori, yaitu: Kurang marah, marah yang melewati batas, dan marah yang stabil.
  • Kurang marah adalah hilangnya kekuatan gejolak marah atau gejolak amarahnya tersebut lemah. Marah yang berlebih-lebihan adalah mendominasinya sifat amarah hingga mengalahkan kendali akal, agama dan ketaatan, sehingga tidak ada bagi orang seperti ini suatu kesadaran, fikiran dan inisiatif.
  • Marah yang stabil adalah marah yang terpuji, terwujud setelah ada isyarat dari akal dan agama untuk melampiaskan kemarahan.
Al Ghozali rahimahullah berkata saat menjelaskan tentang sebab-sebab marah.Diantara sebab-sebab timbulnya marah adalah: kezuhudan, bangga diri, bercanda, main-main, mengejek, mengolok-olok, berbantah-bantahan, saling bermusuhan, berkhianat, mengejar kelebihan harta duniawi dan pangkat, dan sebab yang paling banyak menimbulkan kemarahan adalah pengelabuan orang yang bodoh dengan menyebut kemarahan itu sebagai keberanian, kejantanan, harga diri dan semangat yang tinggi.
Marah itu ada yang terpuji dan ada yang tercela (yang diharamkan) dan ada yang diperbolehkan:
Marah yang terpuji adalah apabila marah itu bersumber dari Allah subhanahu wata’ala, seperti marah karena Allah terhadap musuh-musuhNya dari golongan Yahudi dan orang-orang sepertinya, baik orang-orang kafir dan munafik. Marah yang terpuji jika motivasinya karena Allah tatkala aturan-aturan Allah dihinakan, sebagaimana firman Allah ‘azza wajalla (yang artinya):
“Dan kaum Musa setelah kepergian Musa ke gunung Thur membuat dari perhiasan-perhiasan emas mereka anak lembu yang bertubuh dan bersuara. Apakah mereka tidak mengetahui bahwa anak lembu itu tidak dapat berbicara dengan mereka dan tidak dapat pula menunjukkan jalan kepada mereka?. Mereka menjadikannya sebagai sesembahan dan mereka adalah orang-orang yang zalim(148)
Dan setelah mereka sangat menyesali perbuatannya dan mengetahui bahwa mereka telah sesat, merekapun berkata: “Sungguh jika Tuhan kami tidak memberikan rahmat kepada kami dan tidak mengampuni kami maka kami menjadi orang-orang yang merugi (149)
Tatkala Musa telah kembali kepada kaumnya dengan marah dan sedih hati, berkatalah dia:Alangkah buruknya perbuatan yang kamu kerjakan sesudah kepergianku! Apakah kamu hendak mendahului janji Tuhanmu, Dan musapun melemparkan luh luh taurat itu dan memegang rambut kepala saudaranya (Harun) sambil menariknya ke arahnya. Harun berkata: wahai anak ibuku sesungguhnya kaum ini telah menganggapku lemah dan hampir-hampir merka membunuhku. Sebab itu janganlah kamu menjadikan musuh-musuh gembira melihatku. Dan janganlah kamu memasukkan aku ke dalam golongan orang-orang yang dzalim (150)
Musa berkata : “Ya Tuhanku, ampunilah aku dan saudaraku dan masukanlah kami ke dalam rahmat-Mu dan Engkau adalah Maha Penyayang di antara yang penyayang “(151)
Sesunguhnya orang-orang yang menjadikan anak lembu (sebagai sembahannya) kelak akan menimpa mereka kemurkaan dari Tuhan mereka dan kehinaan di dalam kehidupan dunia. Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang membuat-buat kebohongan (152)
Orang-orang yang mengerjakan kejahatan kemudian bertaubat setelah itu dan beriman, sesungguhnya tuhan-mu setelah taubat yang disertai dengan iman adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (153)
Sesudah amarah Musa reda, lalu diambilnya kembali luh-luh taurat; dan dalam tulisannya terdapat petunjuk dan rahmat untuk orang-orang yang takut pada Tuhan-Nya.(154) [QS. Al A’raf 148-154]
Jadi marah yang terpuji adalah marah yang bisa dikendalikan oleh pelakunya secara santun. [Adab Ad-Dunnya wa Ad Din hal. 250]
  • Di antara marah yang tercela adalah marah karena fanatisme terhadap suku.
  • Marah yang diperbolehkan adalah marah yang bukan pada maksiat kepada Allah subhanahu wata’ala sebagaimana firman-Nya:
“Tetapi orang yang bersabar dan memaafkan, maka sesungguhnya hal demikian itu termasuk keteguhan yang kuat”. [QS. As Syura’:43]
Beberapa terapi syara’ untuk mengobati marah:
1. Berlindung (kepada Allah azza wajalla) dari godaan syaitan yang terlaknat,sebagaimana yang diriwayatkan oleh Sulaiman bin Shord, beliau berkata: Aku duduk bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dan di hadapannya ada dua orang yang saling mencela, salah satu dari kedua orang tersebut telah memerah wajahnya dan urat lehernya tegang, maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Aku mengetahui satu kalimat seandainya dia ucapkanniscaya akan hilanglah gejolak yang ada pada dirinya, seandainya ia membaca:  ) “Aku berlindung pada Allah dari syaitan” niscaya hilanglah amarahnya)”. [HR.Bukhari - Muslim]
2. Diam tidak berbicara. Mengambil sikap diam, hal ini sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alihi wasallam: “Apabila salah seorang diantara kalian marah maka hendaklah dia diam”. [HR. Imam Ahmad]
3. Apabila mampu meninggalkan tempat itu maka berdirilah lalu pergi.
4. Bersikap tenang, yaitu duduk apabila sedang berdiri, atau tidur terlentang bilamana sedang duduk. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Apabila salah seorang diantara kalian marah sedangkan dia berdiri maka hendaklah dia duduk, agar kemarahannya hilang, apabila masih beleum mereda maka hendaklah dia berbaringlah” [HR. Abu Daud]
Perawi hadits ini adalah Abu Dzar radhiallahu anhu, beliau menceritakan sebuah peristiwa yang pernah terjadi pada dirinya: Bahwasannya ia telah mengambil air minum untuk dituangkan pada telaga miliknya, kemudian sekelompok orang datang dan berkata: “Siapakah orang yang mampu mendatangkan air untuk Abu Dzar sambil menghitung rambut kepalanya?”. Seorang laki-laki menjawab: “Saya”, maka datanglah lelaki tersebut dan mengambil air dari telaga itu, namun dia meleburkannya, merusaknya, atau menghancurkannya. Maksudnya adalah Abu Dzar meminta pertolongan dari lelaki tersebut untuk memberi minum untanya dari telaga itu, namun tiba-tiba orang itu berlaku buruk terhadapnya dan menyebabkan telaga itu hancur. ketika itu Abu Dzar berdiri kemudian duduk selanjutnya berbaring. Dikatakan kepadanya wahai Abu Dzar kenapa engkau duduk kemudian berbaring? Dia menjawab bahwasannya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda…. kemudian beliau membacakan hadits diatas.
5. Berwudlu, sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam: “Marah itu adalah bara api maka padamkanlah dia dengan berwudlu”.[HR.Al Baihaqi]
6. Melaksanakan sholat. Sebagaimana dijelaskan dalam sebuah Atsar: “Penghapus setiap perselisihan adalah dua raka’at (shalat sunnah)“. [HR.Silsilah hadits shahihah]
7. Menjaga wasiat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.
Sebagaimana hadits yang diriwayatkan Abu Hurairah radhiallahu anhu” Bahwa seorang lelaki berkata kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam:
أَوْصِنِي قَالَ:لاَ تَغْضَبْ, فَرَدَّدَ ذَلِكَ مِرَارًا قَالَ لاَ تَغْضَبْ
“Berilah aku wasiat beliau berkata: “Janganlah marah” Beliau mengulangi wasiat itu, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mengatakan: “Janganlah marah”. [HR. Bukhari]
“Janganlah marah maka bagimu adalah surga“. [Hadits shahih]
Jika engkau mengingat apa-apa yang dijanjikan oleh Allah bagi orang-orang yang bertaqwa, yaitu orang-orang yang menjauhi sebab-sebab munculnya amarah baik bagaimana menahan amarah dan menolaknya, makahal ini sebagai tindakan yang paling besar yang membantu seseorang dalam memadamkan api kemarahan, juga mendapat pahala yang besar, sebagaimana dalam sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam:
“Barang siapa yang menahan kemarahannya sedangkan ia mampu untuk melakukannya maka Allah azza wa jalla akan menyeru dia di hadapan seluruh manusia pada hari kiamat untuk dipilihkan baginya bidadari yang dikehendakinya”. [HR. Abu]
8. Mengetahui derajat yang tinggi dan kedudukan istimewa yang akan diberikan kepada orang yang bisa menahan dirinya dari marah.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Bukanlah kuat itu dengan mengalahkan musuh saat bergulat, akan tetapi kuat itu adalah orang yang bisa menguasai dirinya tatkala marah”. [HR.Bukhari Muslim dan Imam Ahmad]
Dari Anas radhiallahu anhu bercerita bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam melewati sekelompok kaum yang saling bergulat, maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bertanya: Apakah ini? mereka menjawab: “Dia pegulat yang ulung tidaklah seorangpun yang bergulat dengannya kecuali dia mengalahkannya. Kemudian beliau berkata: Tidakkah aku tunjukkan pada kalian yang lebih orang yang lebih kuat darinya, yaitu seorang yang dizalimi namun dia menahan kemarahanya kemudian dia mengalahkan orang yang menzaliminya dan mengalahkan syaitan diri serta mengalahkan syaitan saudaranya”. [HR Al Bazzar dan Ibnu Hajar]
9. Mengikuti petunjuk Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam ketika marah.
Dari Anas radhiallahu anhu berkata: Aku berjalan bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, saat itu beliau memakai kain dari Najran yang kasar pinggirnya kemudian seorang badui’ datang menghampirinya dan menarik kain itu dengan tarikan yang sangat kuat, sampai aku melihat pada leher Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam di mana tarikan itu sampai membekas karena kuatnya tarikan tersebut, kemudian ia berkata: “Wahai Muhammad perintahkanlah (kepada kaummu untuk membagikan kepadaku harta dari Allah yang ada di padamu, kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam meliriknya sambil tersenyum lalu beliau memerintahkan untuk diberikan bagian tertentu baginya” [HR Bukahri- Muslim]
Dan di antara petunjuk Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam adalah menjadikan amarah tersebut hanya karena Allah subhanahu wata’ala yaitu bilamana tuntunan Allah subhanahu wata’ala dilanggar inilah marah yang terpuji.
10. Mengetahui bahwasanya menahan amarah adalah ciri orang yang bertakwa, hal itu sebagaimana firman Allah subhanahu wata’ala: “Yaitu orang-orang yang menafkahkan hartanya secara sembunyi dan terang-terangan dan orang yang menahan kemarahan serta memaafkan manusia, sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berbuat baik”.[QS.Ali Imran:2:134]
11. Sadar ketika diingatkan.
Sebagaimana dalam sebuah atsar yang diriwayatkan Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhu: Sesungguhnya seseorang meminta izin pada Umar radhiallahu anhu maka dia mengizinkannya dan ia berkata: “Wahai Ibnul Khattab demi Allah engkau tidak memberiku dengan pemberian yang banyak, tidak juga berhukum kepada kami dengan adil, seketika itu Umar radhiallahu anhu marah sehingga dia hendak memukulnya, namun Al Harb bin Qais (seorang teman duduk Umar) berkata: Wahai Amirul mu’minin sesungguhnya Allah ‘azza wajalla telah berfirman kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam:
 “Jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang ma’ruf, serta berpalinglah dari orang-orang yang bodoh”. [QS.Al A’raf:199]
“Sebab, sesungguhnya dia termasuk orang yang bodoh, demi Allah Umar radhiallahu anhu tidak meremehkan ayat tersebut saat dibacakan kepadanya ayat tersebut dan dia teguh dalam tuntunan kitab Allah ‘azza wajalla. [HR.Bukhari]
12. Mengetahui akibat buruk sikap marah.
Sebagaimana hadits yang diriwayatkan Al Qomah bin Wail dari bapaknya radhiallahu anhu beliau bercerita kepadanya: Aku duduk bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, tiba-tiba datanglah seseorang membawa orang yang sedang diborgol lalu dia berkata: “Ya Rasulallah dia telah membunuh saudaraku kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bertanya kepada lelaki yang diborgol tersebut: “Apakah engkau telah membunuhnya?”, “Ya saya membunuhnya”. Jawabnya. Beliau berkata: “Bagaimana engkau membunuhnya?” Orang itu menjawab: “Aku bersamanya mengambil dedaunan dari pohon untuk makanan ternak, kemudian ia mencelaku hingga membuatku marah kemudian aku memukulnya dengan kapak tepat pada batang lehernya akhirnya dia mati…” [HR.Muslim]
13. Selalu berdzikir kepada Allah subhanahu wata’ala:
أَلاَ بِذِكْرِ اللهِ تَطْمَئِنُّ اْلقُلُوْبِ
“Ketahuilah bahwa hanya dengan mengingat Allah maka hati tentram”. [QS.Ar Ra’ad:28]
14. Memberikan hak badan untuk beristirahat.
Penyusun : Majid bin Su’ud al-Usyan
Read More..

Kata Kata Bijak

1. Kadang hidup begitu sulit untuk dimengerti.. Entah karena emosi kita yang
membutakan logika, atau memang realita yang semakin kompleks?
Entahlah.... Namun, bagaimanapun kita harus belajar bersahabat dengan
hidup seolah akan hidup selamanya, dan melakukan yang terbaik seolah
hanya ada hari ini...

2. Kita menguburkan keraguan kita, tetapi keraguan ini terus muncul kepermukaan. Kita menutupi ketidakdamaian kita, tetapi kedok kita terus terbongkar. Pada kenyataannya kita menemukan bahwa hanya ketika kita mengejar keragu-raguan kita dan mencari kEBENARAN barulah kita mulai mendapatkan kepuasan yang sebenarnya.

3. Kegagalan kita karena kita sudah membatasi diri kita dengan hal yang realisistis atau logika sedangkan orang-orang besar berfikir tdk terbatas tetapi pd sesuatu yg tdk mungkin mereka mengatakan "I CAN"..... Jangan batasi fikirin kita tetapi terus inovatif & kreatif...

4. setiap manusia di ciptakan memiliki akal pikiran untuk berpikir.
manusia tidak ada yang bodoh dan semuanya sama. yang membedakannya adalah cara manusia belajar dan tidak pernah menyerah dalam belajar sesuatu. makin kita semangat dalam belajar sesuatu, maka makin banyak kita tahu.. hiduplah untuk belajar dan jangan untuk bermalas malasan.

5. Terima kasih adalah ucapan yang sangat simple tapi punya pengaruh yang sangat
baik bagi orang yang menerimanya, sebagai bentuk ungkapan kita menghargai apa yang telah diberikan/ dilakukan buat kita.....semoga kita tidak pernah lupa mengucapkan terima kasih saat menerima sesuatu dari orang lain..

6. Anda bertanggung jawab atas kehidupan anda. Anda tidak bisa terus
menerus menyalahkan orang lain untuk kesalahan-kesalahan dalam hidup
anda. Hidup ini sebenarnya adalah tentang melanjutkan kehidupan itu
sendiri.
You are responsible for your life. You can’t keep blaming somebody else for your dysfunction. Life is really about moving on.
~ Oprah Winfrey~

7. Dalam lubuk hati tiap orang terdapat sebuah kerinduan, yaitu rindu
untuk pulih, dipulihkan, dan memulihkan. Yaitu : menyembuhkan penyakit.
Mengutuhkan keretakan. Menyambung yang putus. Membereskan yang kacau.
Menentramkan yang rusuh. Menguatkan yang lemah. Meratakan yang miring.
Memaafkan kesalahan. Mendamaikan permusuhan.... Mengumpulkan yang
tercerai. Mempertemukan yang terpisah. Membersihkan yang tercemar.
Meneduhkan kegelisahan. Meluruskan yang bengkok. Mengadilkan apa yang
tidak adil. Merangkul yang terbuang. Menyambut yang tersisih. Menghibur
yang sedih. Memperbaiki yang rusak. Menegakkan yang terkulai.
* Andar Ismail*

8. Setiap orang bisa mendidihkan air.Bedanya terletak pada banyak air,besar api,dan lama waktunya.Bila airnya banyak dan ingin cepat maka apinya harus besar,bila apinya kecil dan airnya banyak maka waktunya lama,bila ingin waktunya cepat sementara apinya juga kecil maka airnya juga hrs sedikit,Demikianlah kesuksesan itu(a...ir yang mendidih) adalah kombinasi dari usaha(api) dan hasil yg diharapkan(air) dan kesabaran(waktu)

9. Saat Tuhan menjawab doamu, Ia menambahkan imanmu. Saat Tuhan belum menjawab doamu, Ia menambah kesabaranmu. Saat Tuhan sudah menjawab tetapi bukan doamu, Ia mau memberimu yang terbaik

10. Kita tdk bisa bersikap spti seseorg yg kapalnya karam dan duduk di ujung sekoci penolong tanpa berbuat apa2 sementara setiap org di ujung lainnya mati-matian menciduk air dan berkata, 'Terima kasih Tuhan, lubangnya tidak berada di sisi sekoci penolong saya. 'Kita semua membutuhkan org lain dan jika kita tdk mengetahuinya, kita berada dlm masalah.

11. Tidak salah jika orang miskin bergaul dengan orang kaya,tetapi jika si miskin berusaha menjadi seperti orang kaya dengan meniru gaya hidup mewah,maka dia akan tersesat untuk mendapatkan uang dengan cara apa pun. Padahal sebenarnya dia sangat berbeda,sebab sebetulnya orang kaya itu sangat berhemat karena jumlah yg merek...a habiskan untuk hidup mewah ternyata cuma sebagian kecil dari penghasilan mereka yg amat besar.

12.Kalau seorang anak hidup dengan kritik, ia akan belajar menghukum.
Kalau seorang anak hidup dengan permusuhan, ia akan belajar kekerasan.
Kalau seorang anak hidup dengan olokan, ia akan belajar menjadi malu.
Kalau seorang anak hidup dengan rasa malu, ia akan belajar merasa bersalah.
Kalau seorang anak hidup dengan dorongan..., ia akan belajar percaya diri.
Kalau seorang anak hidup dengan keadilan, ia akan belajar menjalankan keadilan.
Kalau seorang anak hidup dengan ketentraman, ia akan belajar tentang iman.
Kalau seorang anak hidup dengan dukungan, ia akan belajar menyukai dirinya sendiri.
Kalau seorang anak hidup dengan penerimaan serta persahabatan, ia akan belajar untuk mencintai dunia. 

13. jangan menggunakan waktu untuk mencari talenta sebanyak-banyaknya,tetapi gunakanlah waktu untuk mengembangkan talenta yg sudah dimiliki. sebab,orang lain tidak membutuhkan orang yang memiliki banyak talenta yang pas-pasan tetapi membutuhkan orang dengan 1 talenta yang maksimal.

14. Jangan permah meminta orang lain utk mengerti anda, tetapi andalah yg harus bljr MEMAHAMI org lain. Jika engkau selalu memaksa org lain utk mengerti engkau, engkau hanya akan menuai kekecewaan. Sebaliknya jika engkau TELAH MAMPU memahami org lain maka engkau telah menghilangkan KONFLIK dan semakin byk org yg mampu engkau pahami maka semakin bijaklah engkau.

15. banyak orang "mengukur" kebahagiaan, kesuksesan, dan syukur dengan seberapa besar materi yang sudah mereka dapat, tapi terkadang kita lupa bersyukur dengan nikmat sehat,cinta, kasih sayang, kebersamaan,dan kita masih bisa diberi kesempatan hidup dan beribadah hingga detik ini.

16. Memaafkan & melupakan sakit hati kepada orang yang telah menyakiti kita memang tidak semudah meniup nyala api lilin yang akan hilang atau padam seketika tanpa meninggalkan seberkas cahaya ataupun bayangan apapun.
Cahaya api lilin yang padam dengan mudah menjadikan gelap gulita sekelilingnya, termasuk bayangan tak akan ...nampak. Inilah yang mungkin kita harapkan ada di dalam hati & diri kita memaafkan seseorang sekaligus melupakan sakit hati sampai hilang tanpa bekas.
Sulit …karena kita memang belum bisa menjadi seperti lilin yang rela berkorban demi kebahagiaan orang lain, tetapi setidaknya kita sudah berusaha berlatih menjadi seperti dia.

17. puluhan bahkan ratusan kata-kata bijak dan menggugah tidaklah akan berarti apabila yang membaca dan menemukan kata-kata tersebut tak juga bisa berubah dan bertindak menuju perbaikan setelah kata-kata tersebut diketahui dan dipahaminya.

18. Seorang profesional adalah seseorang yang dapat melakukan kesalahan sekecil mungkin dalam bekerja dan tetap dapat bekerja dengan baik sekalipun menghadapi tugas yang paling tidak disukai.

19. Orang yg mempunyai kebiasaan menunda sebuah tindakan biasanya sangat ahli menemukan alasan2 yang kedengarannya sangat masuk akal. Mereka selalu menunggu saat yang tepat untuk maju namun sayangnya seiring berlalunya waktu mereka tidak menemukan alasan yang tepat untuk bertindak sehingga ketakutannya semakin besar untuk memulai langkah awalnya.

20. Kerakusan pada dunia, memberi KELETIHAN pada HATI dan BADAN...

21. Tak mengapa jika orang-orang mengatakan kita masih hijau dan kecil karena itu pertanda masih ada harapan untuk tumbuh dan berkembang dan juga tak mengapa jika orang menganggap kita sudah matang selagi kita tidak merasa matang dan besar sendiri karena jika demikian maka akan sulit untuk tumbuh & berkembang lagi dan itu berarti tinggal menunggu busuk dan jatuhnya

22. "saya nggak benci dia kok, saya cuma sakit hati aja".
Itulah yang biasa kita katakan untuk mengingkari perasaan. Padahal sakit hati & benci sama saja.
Tak ada gunanya kita berpura2 tak punya masalah dgn emosi kita. Mengakui adalah hal penting, agar kita merasa bertanggungjawab untuk segera mengatasinya.
Sebab rasa sakit h...ati bagaimanapun kecilnya adalah penyakit yang mengganggu, yang bila tak segera di obati akan menjadi kerikil2 yang mengganggu dalam kehidupan kita.

23. Kebahagiaan adalah api suci yg tidak pernah padam, yg merupakan semangat hidup, ketika anda ingin meraihnya api tersebut akan selalu menyertai anda, ketika anda ingin melepaskannya maka api itu akan padam selamanya....

24. miLiki hati yang tak pernah membenci….
sebuah senyuman yang takkan pernah pudar…
sebuah sentuhan yang takkan pernah menyakiti..
dan….
sebuah kasih sayang yang takkan pernah berakhir…

25. Manusia adalah Ciptaan Tuhan yg paling unggul dari segala mahluk dibumi dengan Hati Nurani, Akal Budi dan Kehendak Bebas, tp semua ini menjadi Incaran dan kerap Diracuni si Iblis dan Manusia Cenderung menjadi Jahat. Tapi dalam menggunakan hak Bebas itu tetap ada Hukuman dan Kosekwensinya, karena itu Jagalah Hati dgn Kewaspadaan dan terus Melekat pada Perlindungan NYA.

26. Banyak orang yang ingin berubah. Mereka bertanya dan minta tolong. Saat solusi diberikan, mereka membuat alasan bahwa solusi tersebut bukan untuk mereka....Sungguh, perubahan tidak akan terjadi sampai Anda sendiri yang mengambil keputusan untuk berubah.......

27. “jadikanlah pikiranmu setajam pedang. Jadikanlah hatimu sebening embun pagi, jadikanlah ototmu sekuat baja” karena setiap kesuksesan di dunia ini hanya dapat diperoleh dari “belajar, pengendalian diri terhadap hawa nafsu dan kerja keras”

28. Janganlah merasa terlalu kecewa, tetapi jalanilah hidup setiap saat dengan sepenuh hati kamu. Apapun yang mesti kamu lakukan, lakukan dengan kebaktian penuh. Miliki iman pada Tuhan dan rencana agung seluruh alam semesta

29. Langit akan selalu terlihat mendung dari balik jendela yang kotor dan berdebu. Hidup ini akan terlihat suram bagi orang yang selalu memiliki pandangan negatif terhadap semua hal. Sebab dia tidak pernah mensyukuri dan menyadari betapa sering sebetulnya Tuhan telah memberikan dia berkah sama seperti jendela kotor tadi ya...ng terus menerus menghalangi cahaya matahari yang ingin masuk.

30. Kejujuran adalah batu penjuru dari segala kesuksesan,Pengakuan adalah motivasi terkuat.
Bahkan kritik dapat membangun rasa percaya diri saat“disisipkan” diantara pujian.

31. Janganlah kita mencari perhatian orang dgn kebohongan2 , sesungguhnya kita akan hidup tenang dgn bersikap Jujur. kalau kita melakukan kebohongan2 dgn Seri Pertama maka akan terus melakukan dgn Seri2 selanjutnya dgn lebih berani lagi.

32. Sebenarnya tak ada “dosa kecil” bagi mereka yang betul2 menghindar dari kesedihan dan tak ada “amalan besar” bagi mereka yang betul2 mengejar kebahagiaan
karena dosa adalah magnit kesedihan dan amal adalah fatamorgana kebahagiaan.
Mari perbanyak berbagi kebahagiaan.


Sumber : http://nowilkirin.blogspot.com/
Read More..

IBU


♥♥♥♫•*¨*•.¸¸¸¸.•*¨*•♫♥♥♥
Di kala resah ini kian mendesah dan menggalaukan jiwaku
Kau ada di sana …
Di saat aku terluka
hingga akhirnya…tercabik-cabiklah keteguhan hatiku
... Kau masih ada di sana…

Ketika aku lelah dan semangatku patah untuk meneruskan perjuangan,
terhenti oleh kerikil –kerikil yang kurasa terlampau tajam
hingga akhirnya aku pun memilih jeda!!!
Kau tetap ada di sana…
memberiku isyarat untuk tetap bertahan

Ibu…kau basuh kesedihanku, kehampaanku dan ketidakberdayaanku
"Tiada lain kita hanya insan Sang Kuasa,
Memiliki tugas di bumi tuk menegakkan kalimatNya
Kita adalah jasad, jiwa, dan ruh yang terpadu
Untuk memberi arti bagi diri dan yang lain"
Kata-katamu laksana embun di padang gersang nuraniku
memberiku setitik cahaya dalam kekalutan berfikirku
Kau labuhkan hatimu untukku, dengan tulus tak berpamrih

Kusandarkan diriku di bahumu
Terasa…kelembutanmu menembus dinding-dinding kalbuku
Menghancurleburkan segala keangkuhan diri
Meluluhkan semua kelelahan dan beban dunia
Dan membiarkannya tenang terhanyut bersama kedalaman hatimu

Kutatap perlahan…
matamu yang membiaskan ketegaran dan perlindungan
Kristal-kristal lembut yang sedang bermain di bola matamu,
jatuh…setetes demi setetes
Kau biarkan ia menari di atas kain kerudungmu
Laksana oase di terik panasnya gurun sahara

Ibu…
Nasihatmu memberi kekuatan untukku
rangkulanmu menjadi penyangga kerapuhanku
untuk ,menapaki hari-hari penuh liku
…semoga semua itu tak akan pernah layu!

Ibu…
Dalam kelembutan cintamu, kulihat kekuatan
dalam tangis air matamu, kulihat semangat menggelora
dalam dirimu, terkumpul seluruh daya dunia!
♥♥♥♫•*¨*•.¸¸¸¸.•*¨*•♫♥♥♥

Read More..

JANGAN AJAK KAMI BERZINA

Diposkan oleh Mira Arista

Afwan, aku bukan pujangga yang hendak membahas tentang cinta. Aku juga tidak sedang mencampuri urusan orang lain (Aku hanya ingin memposisikan diri sebagai seorang saudara.. yang wajib hukumnya untuk mengingatkan saudaranya yang mungkin...salah langkah.

Bila aku salah, atau artikel ini tak berkenan, mohon maaf. Itu saatnya aku untuk dikritisi. Aku ingin bicara atas nama wanita, terlebih akhwat (kalau boleh sih) tolong untuk para ikhwan (atau yang merasa sebagai muslim).

Wanita adalah makhluk yang sempit akal dan mudah terbawa emosi. Terlepas bahwa aku tidak suka pernyataan tersebut, tetapi itulah fakta. Sangat mudah membuat wanita bermimpi.

Tolong, berhentilah memberi angan-angan kepada kami. Mungkin kami akan melengos kalau disapa. Atau membuang muka kalau dipuji. Namun, jujur saja, ada perasaan bangga. Bukan suka pada antum (mungkin) namun suka karena diperhatikan "lebih".


Diantara kami, ada golongan Maryam yang pandai menjaga diri. Tetapi tidak semua kami mempunyai hati suci. Jangan antum tawarkan sebuah ikatan bernama ta'aruf bila antum benar-benar belum siap akan konsekuensinya. Sebuah ikatan ilegal yang bisa jadi berumur tak cuma dalam hitungan bulan tetapi menginjak usia tahun, tanpa kepastian kapan akan dilegalkan.

Tolong, pahami arti cinta seperti pemahaman Umar Al Faruq: seperti induk kuda yang melangkah hati-hati karena takut menginjak anaknya (afwan, bener ini ya riwayatnya?). Bukan mengajak kami ke bibir neraka. Dengan SMS-SMS mesra, telepon sayang, hadiah-hadiah ungkapan cinta dan kunjungan pemantapan yang dibungkus sebuah label: ta'aruf.

Tolong, kami hanya ingin menjaga diri . Menjaga amal kami tetap tertuju padaNYA.Karena janji Allah itu pasti. Wanita baik hanya diperuntukkan laki-laki baik.

Jangan ajak mata kami berzina dengan memandangmu! Jangan ajak telinga kami berzina dengan mendengar pujianmu! Jangan ajak tangan kami berzina dengan menerima hadiah kasih sayangmu! Jangan ajak kaki kami berzina dengan mendatangimu! Jangan ajak hati kami berzina dengan ber-dua-an denganmu! Ada beda persahabatan sebagai saudara, dengan hati yang sudah terjangkiti virus. Beda itu bernama "rasa" dan "pemaknaan"


Jangan ajak mata kami berzina dengan memandangmu! Jangan ajak telinga kami berzina dengan mendengar pujianmu! Jangan ajak tangan kami berzina dengan menerima hadiah kasih sayangmu! Jangan ajak kaki kami berzina dengan mendatangimu! Jangan ajak hati kami berzina dengan ber-dua-an denganmu


Bukan, bukan seperti itu yang dicontohkan Rasulullah! Antum memang bukan Mush'ab. Antum juga tak sekualitas Yusuf as. Tetapi antum bukan Arjuna dan tak perlu berlagak seperti Casanova karena Islam sudah punya jalan keluar yang indah. Segeralah menikah atau jauhi wanita dengan puasa!

Read More..

S A B A R




♥♥♥♫•*¨*•.¸¸¸¸.•*¨*•♫♥♥♥

Manusia hidup dalam dunia ini tentu tak pernah luput dari masalah, masalah dan masalah, sekecil apapun itu tetaplah masalah. Sejak kita lahir kemuka bumi ini sampai ajal menjemput kita, selama itu juga lah masalah selalu mengintai dan menghadang kita.

... Terkadang kita tidak selalu mendapat apa yang kita inginkan, dan
Terkadang kehidupan ini tak selalu berjalan sesusai dengan kemauan dan kehendak kita, ada kalanya masalah datang dalam hidup kita. Yaa..itulah namanya kehidupan, tidak pernah bisa kita duga kemana arahnya.

Apabila ketika suatu masalah datang kedalam hidup kita, ketika suatu masalah menimpa kita, trus apa yang bisa kita lakukan ??, tapi jangan pernah berusaha untuk menghindari apalagi berlari dari masalah itu, karena itu bukan jalan keluarnya. Jalan terbaiknya adalah dengan menyelesaikan masalah itu sendiri dan bersabarlah.
Iya..hanya bersabar yang dapat menenangkan hati yang gundah dan pikiran yang kacau.

Jangan sampai masalah itu membuat kita menjadi lupa segalanya, jangan sampai masalah mengacaukan otak sehat kita. Kita cenderung mengatakan kalau kita lagi ditimpa masalah maka kita sedang mendapat cobaan dan ujian dari Allah. Tidakkah kita sadar bahwa sebenarnya Allah telah melimpahkan rahmat dan hidayahnya kepada kita, dengan memberikan peringatan kepada kita dengan masalah tersebut. Begitu besarnya kasih sayang Allah kepada kita, hamba-hambaNya. Pastilah ada suatu hikmah yang bisa kita petik dan menjadi pelajaran bagi kita dibalik setiap masalah.

Ada di antara kita yang tak sanggup menghadapi ujian itu dan boleh jadi ada pula di antara kita yang tegar menghadapinya.
Ingatlah bahwa Allah tidak pernah memberikan cobaan yang melebihi kemampuan hambanya, jadi jangan terlalu larut dalam kesedihan bila ditimpa sebuah masalah besar, karena bagi Allah kita mampu menyelesaikannya. Bukankah kita hebat dimata-Nya. Subhanallah..

Memang mengucapkan lebih mudah daripada berbuat, begitu juga dengan saya pribadi, namun bersabarlah namun bila belum mampu belajarlah untuk bersabar walaupun berat, karena orang sabar akan selalu mendapat rahmat dan karunia Allah.

Tiada masalah yang selesai tanpa bantuanNya, jadi mintalah bantuan Allah, memohonlah pertolonganNya, karena tiada daya upaya selain dengan pertolongan Allah. Supaya hati kita bisa tenang dan lebih ikhlas menghadapi setiap masalah yang ada.

Jadi Bersabarlah..


Sumber : http://nowilkirin.blogspot.com/
Read More..

Ukhti, Hatimu di Jendela Dunia,,,,,




(¯`•.¸ღ ღ¸.•´¯)*•♫♥♥
Ukhti,
Jadilah wanita Suci
ditengah ilalang duniawi
... Engkau terlahir ke dunia ini
Untuk membangun peradaban suci

Ukhti,
Ketika kau menemui pasangan hati
Tetaplah penuhi hati dengan cinta Ilahi
Ingatkan diri bahwa hari ini
Akan dipertanggung jawabkan di akhirat nanti

Ukhti,
Ketika kau hendak menjemput asamu
Jangan lupa srtakan Allah di setiap langkahmu
Sebab hanya Dia yang bisa dan mampu
Melindungimu di setiap waktu
(¯`•.¸ღ ღ¸.•´¯)*•♫♥♥
Ukhti,
Ketika ada kehidupan baru dalam rahimmu
Sertakanlah ia dalam setiap doa malammu
Mintalah pada Sang Maha Pemberi Hidup
Agar kelak ia dapat menjadi Bintang Kecilmu
Yang bisa menerangi gelapnya langit hatimu

Ukhti,
Ketika kehidupan di rahimmu terlahir ke dunia
Sesungguhnya amanah besar tengah menantimu
Dia tak hanya menjadi penyejuk pandanganmu
Tapi juga menjadi penentu kehidupan akhirmu
(¯`•.¸ღ ღ¸.•´¯)*•♫♥♥
Ukhti,
Di tanganmu kelak mereka kan kau bina
Kau beri pengetahuan tentang Tuhan mereka
Rasul teladan tercinta mereka
Dan tentang kehidupan yang fana ini

Ukhti,
Baik buruk mereka engkaulah yang mencipta
Pilihkanlah yang terbaik untuknya
Bermohonlah pada-Nya di sepertiga malam
Agar kau bisa memasuki surga-Nya
Bersama mereka dengan tenteram
(¯`•.¸ღ ღ¸.•´¯)*•♫♥♥
Ukhti,
Ketika usiamu mendekati senja
Selalulah bekali mereka dengan iman dan taqwa
Agar kelak kau bisa menghadap Ilahi
Dengan senyum dan bangga di hati...


Sumber :http://nowilkirin.blogspot.com/
Read More..

Sabtu, 23 Juni 2012

Sistem Pakar


Assalamu'alaikum
Hello friend lama tak jumpa, maklum lah lagi agak males ngurusin blog sampe-sampe nih blog angker banget ga di tengok-tengok hahaha.
Langsung aja gan karena adanya tuntutan profesi, postingan ini merupakan tugas dari mata kuliah Sistem Informasi Manajemen oleh Ibu Lulu Chaerani Munggaran. Tugasnya si cuma mengulah informasi tentang "Sistem Pakar" dengan membuat Videonya.
Langsung aja deh gan cekcidot :-D . . .




Linknya : http://www.youtube.com/watch?v=ICZ39ODd7yE&feature=youtu.be





Read More..